Indonesia dengan sumber daya alam melimpah dengan lahan pertanian yang sangat luas dan keaneka ragaman hayati, merupakan modal untuk Indonesia menjadikan negara agraris terbesar di dunia. Sebagai negara agraris diharapkan kebutuhan bahan pangan dapat dipenuhi dan dicukupi dari produksi dalam negeri sendiri. Namun demikian, kenyataannya Indonesia masih mengimpor bahan pangan dari luar negeri. semakin terbatasnya lahan pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk produksi bahan pangan akibat konversi lahan pertanian menjadi permukiman atau perumahan salah satu permasalahan lainnya yang ditemui. Sempitnya lahan untuk pertanian di perkotaan tak menyurutkan cita-cita Kurnia Sutanto, seorang tenaga ahli di bidang pertanian alumni Institut Pertanian Bogor (IPB). Kreatifitas dan terobosan inovatif dari Kurnia Sutanto, dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang terbatas, yaitu dengan memanfaatkan trotoar dan jalan aspal menjadi lahan percobaan untuk menanam Padi varitas unggul lokal asli Indonesia.

Dedi Cahyadi - Pusat INTAN